isi halaman Cintaku Salah Alamat - ANAK ABAH

Cintaku Salah Alamat


Assalaamu’alaykum sobat

Masih setiakan dengan blog yang garing krenyes-krenyes ini? Semoga masih betah yah dan semoga Alloh berikan kita ke istiqomahan didalam Agama-Nya. Sholawat serta salam juga kita panjatkan kepada junjungan kita nabi Muhammad  sebagai utusan terakhir untuk menyempurnakan agama Islam.

Karna suasana aye lagi kurang bagus, lagi baper (bawa perasaan) kaga jelas, lagi galau setengah hidup dan pokoknya kaga tenang tiap harinya. Selidik terus selidik ternyata memang aye sedang jatuh cinta (berjuta rasanya) sama seseorang yang 99% kalian kaga bakal dan akan tau. Mungkin saja beda waktu dan tempat atau beda dimensi.

kalau ngomongin cinta memang kaga akan ada habisnya sobat. Berbagai cerita pun ditulis, bermacam buku juga diliris, bahkan ribuan lagu dan syair pun sangat laris; semua itu bertemakan cinta yang katanya romantic dan melankolis. (MANTABB)

Tema cinta memang tema pembahasan yang selalu hangat. Bahkan pembicaraannya selalu saja menarik banyak kalangan terutama kawula muda. Meskipun sesuatu yang abstrak, namun cinta memiliki pengaruh yang luar biasa di alam nyata. Betapa sering karena cinta membuat manusia menjadi gila. Gila bukan tidak waras akalnya, namun gila karena cintanya telah ditunggangi hawa nafsu dan angkara. Jika demikan adanya, maka seringkali manusia berkata dengan alasan atas nama cinta, yang sejatinya hanyalah nafsu dan birahi saja.

Sobat muda tau kaga kalau ada rahasia besar di balik kata “C-I-N-T-A”. ia bukanlah sekedar kata tanpa makna. Begitu juga bukan makna yang tiada guna. Namun pada hakikatnya sangat banyak makna dan guna kata yang singkat itu. Siapa saja yang berusaha membongkar rahasia ini, tentu ia akan mendapatkan nikmatnya cinta sejati.


1. Ada pahala dan dosa di balik cinta

Sudah taukan maknanya?. Banyak orang yang mencintai hanya dengan hawa nafsunya. Mereka tidak mengerti bahwa cinta itu bisa membawa dosa dan pahala. Cinta yang melanggar larangan Alloh, tentunya akan menjadi cinta berdosa dan mendapat siksa. Adapun cinta dalam rangka ketaatan kepada Alloh, maka cinta itu akan mulia dan berpahala.

Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam yang namanya cinta. Jangan mudah kita mengobral cinta karena cinta itu mutira berharga, cinta itu harga diri yang ketika jatuh maka akan jatuh pula jiwa manusia.

Ada ibadah dengan cinta

Cinta merupakan amalan hati yang sangat agung. Banyak ibadah di dalam Islam yang tidak sempuran kecuali dengan cinta.

Syarat kalimat tauhid tidak akan sempurnya kecuali dengan cinta kepada Alloh dan kepada para pengusungnya. Selain rasa khouf (takut) dan roja’ (harap),ibadah seseorang tidak akan benar kecuali jika ditambah dengan rasa cinta (mahabbah) kepada Alloh. Jadi bermain-main dengan cinta sebenarnya bermain dengan ibadah hati yang kelak akan diadili saat hari kiamat nanti.

Adapun cinta yang hanya didasari dengan dasar biologis dan fisik itu pada hakikatnya akan berakhir dengan penyesalan entah itu di dunia maupun nanti di akhirat. Lalu apakah sebenarnya cinta itu ?

kata cinta yang dalam bahasa Arab diungkapkan dengan kata “al-Hubb atau al-Mahabbah” sebenarnya benar-benar memiliki makna yang begitu indah mempesona, bertabur mutiara dan terhujam menumbukan bahagia. Bukankah ketika cinta tersemayam dihati dua insan, maka :
1. Keduanya akan sering menyebut kakasihnya.
2. Selalu rindu untuk melihatnya dan ingin berduaan dan berdekatan dengannya.
3. Ia membenci sesuatu sesuatu karena dia dan merasa cemburu terhadapnya.
4. Ia akan mendekati orang-orang yang dicintai kekasihnya dan menjauhi orang yang di jauhi kekasihnya.
5. Mentaati perintah-perintahnya dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan.
6. Rela berkorban untuknya dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan.

Semua mutiara keindahan dan kebahagiaan ini pada hakikatnya akan lenyap dan benar-benar berbuah penyesalan, jika tidak dilandasai dengan iman, yaitu mencintai Alloh dan mencintai karena-Nya, cinta imanlah yang membedakan cinta sejati dengan cinta yang semu (cinta monyet), yaitu cinta yang tumbuh karena Alloh mencintainya dan menyukainya. Cinta ini akal kekal sampai surga, karena Alloh yang mencintai dan menyukainya adalah Dzat Yang Maha Hidup selama-lamanya dan akan menjamin kelanggenagannya.

Alloh berfirman :
“Para pecinta pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS. Az-Zukhruf [43] : 67)

Dan Alloh pun menegaskan :
“(yaitu) ketika orang-orang yang diikuti berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali.” (QS. Al-Baqoroh [2] 166)

Ibnu Abbas mengatakan: “yang terputus saat itu adalah) mawaddah atau mahabbah (cinta). Karena cinta duniawi akan berujung dengan permusuhan di akhirat. Sedangkan cinta imani selalu berujung cinta abadi di akhirat dan pahala bersama di dalam surga”.

Cinta sejati adalah cinta dua anak manuasia yang dibangun atas dasar :
1.     Keimanan
2.     Amar ma’ruf dan nahi ‘anil mungkar
3.     Pengabdian
4.     Keikhlasan dan ketulusan
5.     Ittiba’ (mengikuti) Rosulullah 
6.     Akhlakul karimah (akhlak yang mulia)

Cukup sekian yah gan, mungkin terlalu panjang pembahasan kali ini. Semoga dengan memahami isi pembahasan ini kita dapat merefresh rasa cinta kita yang rumit. Kepada siapa kita harus berikan cinta ini dan bagaimanakah agar kecintaan kita tidak pernah sia-sia dunia dan akhirat.

Jadi dengan ini kita tidak akan salah lagi kepada siapakah kita akan serahkan rasa cinta kita. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat, Terutama buat yang sedang kasmaran (seperti aye).

Wallohu a’lam.

Jangan Lupa Untuk Ninggalin Jejak Yah Gan  Atau Apalah Terserah Agan..



6 comments:

  1. Cintaku, kau dimana?

    semoga rasa CINTA kita senantiasa membawa kita menuju ke syurga. aamiin.

    Kapan bang, giliran ente nemuin calon? :D

    ReplyDelete
  2. masih dalam tapah pencarian nih gan, saling mendoakan aje..
    aamiin...

    ReplyDelete
  3. sorry typo lagi..
    TAHAP maksudnya...

    ReplyDelete
  4. Udh laama kaga buka blok kk ,, di tunggu edisi selanjut nya ,,
    And izin share ,,

    ReplyDelete
  5. cinta memang selalu menarik untuk ditulis, tiada lelah untuk dibahas, tiada jeda untuk ditelaah. karena cinta itu fitrah

    ReplyDelete

Welcome di Blog AnakAbah
jangan lupa tinggalin komentar yaa.
karna komentar akan menambah semangat saya

pasti saya komen balik

Powered by Blogger.